Senin, 07 Desember 2009
Perawatan Ban Motor
Langkah ke-satu periksa tekanan ban motor.
Tekanan udara ban sangat mempengaruhi keseimbangan dan stabilitas laju sepeda motor, usahakan untuk melakukan pengisian tekanan sesuai dengan anjuran yang ditetapkan.
Langkah ke-dua pasang ban yang sesuai ukuran.
Jangan pernah memakai ukuran ban yang berbeda dari ukuran velg. Karena selain mempengaruhi keseimbangan dan stabilitas laju sepeda motor, juga dapat mengakibatkan cepat terjadinya kebocoran atau robeknya ban dalam maupun ban luar motor.
Langkah ke-tiga periksa kebocoran pentil.
Periksa kebocoran pada pentil, dengan cara lepaskanlah tutup pentil dan taruhlah air sabun di atas lubang pentil. Apabila air sabun membentuk gelembung udara, maka bisa dipastikan pentil tersebut bocor.
Keraskanlah pentil tersebut dengan menggunakan alat pengencang pentil yang ada di tutup pentil. Namun apabila masih bocor, pentil tersebut berarti rusak dan harus diganti dengan yang baru.
Langkah ke-empat periksa kebocoran ban.
Perhatikan apakah ban terkena paku atau benda-benda tajam lainnya. Jika tidak terlihat untuk memeriksanya coba lakukan seperti cara memeriksa kebocoran pentil.
Langkah ke-lima kondisi ban aus secara tidak normal.
Periksalah apakah tekanan ban sudah benar. Karena jika grip atau telapak telah aus, ban akan menjadi mudah tertusuk dan rusak. Tekanan ban harus disesuaikan dengan beban pada sepeda motor. Beban yang berlebihan pada sepeda motor, dapat meyebabkan cepatnya kerusakan dan aus pada ban motor.
Langkah ke-enam cermati kondisi perjalanan.
Sesuaikan ban dengan kondisi jalan yang dilewati, dan hindari jalan yang rusak atau berlubang. Selain itu kecepatan motor juga berpengaruh terhadap daya tahan dari ban motor. Periksa sisi luar dari ban, untuk menjaga keselamatan. Usahakan setiap 10.000 km keseimbangan dan kelurusan ban harus diperiksa. Terutama bagi motor yang sering digunakan dengan kecepatan tinggi.
Selain itu pula suhu dan cuaca juga dapat mempengaruhi awet atau tidaknya ban. Kondisi jalan yang panas menyebabkan usia ban bertambah lebih pendek dibandingkan musim hujan. Selain itu cara memulai jalan yang mendadak dan pengereman yang mendadak, juga berpengaruh besar pada daya tahan ban.
Jagalah keselamatan berkendara dan rawatlah motor anda sedini mungkin, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan.
Perawatan Ban Bocor Motor
ban kendaraan kita bocor ketusuk paku dan semacamnya. Seperti biasa kita langsung menuju
tukang tambal ban lalu kita lihat yang dilakukan tukang tambal ban yaitu dengan menusuk
bagian yang bocor dengan alat yang lebih besar daripada lubangnya maka terjadi kerusakan
pada ban.
Kerusakan yang terjadi pada ban yaitu bahan karetnya dengan anyaman benangnya
sampai anyaman kawatnya menjadi sobek dan putus berantakan sehingga menyebabkan
ban kita semakin lemah. Memang untuk pertama kali tambalan mungkin masih bisa bertahan
hingga beberapa minggu namun jika terjadi kebocoran kembali maka ban kita sudah tidak
layak pakai. Jika sudah seperti ini maka biaya yang kita keluarkan jadi lebih besar dari biaya
tambal ban.
Setelah dibolongin, tali serabut disumbatkan ke bolongan ban dengan regangan yang cukup
potensial untuk semakin merusak ban.
Berikut ini cara merawat ban kendaraan dengan mudah, hemat waktu, hemat biaya :
1. Pompa sampai penuh lalu putar perlahan sambil disirami air. Setelah tampak
gelembung udara pertanda bocornya, tandai daerah bocor (sebaiknya lingkari pake
tip-ex).
2. Cucilah hingga bersih daerah bocor itu lalu dilap dengan lap kering. Setelah kering
tetesi dengan sejenis lem power (power glue) sehingga lem meresap ke dalam lubang.
3. Bantulah dengan menusuk-nusukkan benda lancip seperti paku yang bersih ke lubang
agar lem lebih lancar masuk. Lalu tunggu kering selama beberapa menit.
4. Lalu pompa lagi dan pekerjaan menambal selesai.
Keuntungan dari menggunakan metode ini adalah sebagai berikut :
(1) Kuat dan anti gagal. Daya adesif lem power lebih tinggi dibanding daya kohesif
karet sendiri sehingga titik ini menjadi lebih kuat daripada bagian yang lain.
Tidak ada bagian yang mungkin copot atau terpental, karena hanya
menggunakan lem.
(2) Tidak terjadi pelemahan pada jaringan ban.
(3) Tidak menambah massa yang mempengaruhi balancing.
(4) Tidak akan pernah membutuhkan ban dalam sepanjang umur ban.
(5) Menggunakan ban dalam menambah biaya, menambah rumit setting roda,
keandalan yang lebih rendah dan risiko kegagalan yang jauh lebih tinggi.
(6) Tidak tergantung pada orang lain dan tukang tambal ban maupun alat-alat yang
lebih rumit. Dapat dilakukan sendiri dengan mudah, cukup bermodalkan sebuah
lem power Rp.1000 saja, dan satu pompa sepeda anak-anak di rumah.
(7) Biaya yang jauh lebih rendah. Satu tabung kecil lem power dapat menambal
puluhan titik bocor.
Kondisi ban tetap utuh, seolah-olah ban tidak pernah mangalami bocor. Tidak
merusak jaringan karet, benang dan kawat ban.
Selamat mencoba!!!!
Perawatan Cakram Motor
Perangkat utamanya terdiri dari piringan cakram dan Kampas Rem (brake pad) yang digerakkan oleh kaliper. Sebagai 'perpanjangan tangan' sistem hidraulis rem, kaliper memiliki ujung pada piston penekan. Desainnya (bentuk dan dimensi) utamanya menyesuaikan ruang sesuai mounting rem mobil tertentu. Jadi, jika kaliper tidak ada istilah universal alias bisa dipakai mobil jenis apa saja.
Untuk bikin pakem rem, biasanya karena mesin sudah dimodifikasi dengan melebarkan diameter cakram dan luas permukaan Kampas Rem. Dengan memperbesar Kanvas Rem, sudah pasti hal itu membutuhkan jumlah piston yang memadai.
Nah, piston pada kaliper suka disebut pot. Di pasaran tersedia 5 jenis pot, dimulai dari tunggal (single pot), 2 pot, 4 pot, 6 pot, dan 8 pot. Adapun yang single dan double pot adanya cuma versi OEM.
Terpenting lagi, bila Rem Cakram yang sudah memakai sistem disc brake tidak dirawat, nyawa taruhannya. Nih, langkah perawatannya dan bisa dikerjakan sendiri.
1.Disc cleaner
Setiap menempuh 10.000 km bersihkan debu-debu dengan disc cleaner berupa cairan dengan cara disemprot. Debu dan kotoran akan rontok. Untuk hasil maksimal, setelah disemprot, lap dengan kain.
2. Ampelas dan bubut
Biasanya bila sudah menempuh 100.000 km, selain sil-sil rem diganti, Kanvas Rem dan cakram diampelas agar permukaan tetap rata. Bisa juga jarak tempuh di bawah itu bila rem sudah menimbulkan bunyi decit lantaran Kampas Rem Cakram sudah tipis, berdebu atau permukaan cakram tidak rata. Lihat Cakram Motor dan Kanvas Kopling.
Jika cakram yang tidak rata, diatasinya dengan dibutut. Tapi ingat batas maksimumnya, bila sudah terlalu tipis atau retak, cakram sebaiknya diganti.
3. Minyak rem
Isi dan ganti setiap menempuh 20.000 km. Minyak rem yang terlalu lama, kandungan airnya makin tinggi, apalagi kualitas minyak rem kurang bagus. Hasilnya, titik didih kian rendah mengakibatkan performa rem tidak bagus. Lihat Kampas Rem Cakram
4. Kualitas minyak rem
Pada kemasan minyak rem ada tulisan DOT (Department of Tranportation) dibarengi dengan angka, itu menunjukkan tingkat kekentalan dan titik didihnya. Semisal DOT 3, 4, dan 5, sama dengan perbedaan kaliper rem 4 sampai 8 pot. Semakin tinggi spek pot, pemakaian minyak remnya menggunakan DOT yang tinggi.
Untuk rem standar bisa menggunakan DOT 3 atau 4. Lain jika sistem penghenti laju sudah dimodifikasi untuk mengimbangi tenaga mesin yang besar, pakai DOT5 karena bahannya menggunakan silikon. Selain titik didih tinggi, tidak mudah menguap. (Rudy)
sumber: Kompas.com
Senin, 02 November 2009
Combi Brake System – Vario Techno
Soal cara kerja pengereman di Honda CBS (combi brake system) ini seperti yang disebutkan Em-Plus pada beberapa waktu lalu. Ya, soal teknologi atau cara kerja CBS lewat artikel Motor Baru Honda dengan judul ‘Saatnya Lebih Bicara Safety’.
“Ketika menekan tuas rem belakang, pengereman combi brake baru akan bekerja. Tapi kalau hanya rem depan saja, tidak,” ungkap Tetsukun Kin, dari HRS Thailand. Nah, pria ramah ini yang konsen terhadap pengembangan Vario Techno ini.
Kenapa kalau rem depan saja yang digunakan, maka CBS tidak bekerja? Itu karena ketika menekan rem depan saja, combi brake tidak akan berfungsi. Sebab di master rem depan, knocker joint yang juga tersambung dengan rem belakang tidak bekerja seperti ketika tuas rem belakang ditarik.
Namanya juga sistem! Yang ditawarkan combi brake ini, lebih memfokuskan pengereman di sektor buritan alias rem belakang. Ada nama part yang disebut equalizer. Part ini yang menghubungkan antara rem depan dan belakang melalui slink atau kabel besi layaknya kabel gas atau kabel rem sepeda. Letaknya, ada di hendel rem belakang.
Sedangkan di panel rem depan, hanya ada knocker dan knocker joint. Nah, ketika menekan rem depan, konektor itu tidak akan bergerak. “Tetapi ketika kita menarik rem belakang, maka konector joint itu juga akan menarik knocker di master rem depan,” ujar Sarwono Edhi, Technical Service Division, PT AHM.
Makanya, langkah atau metode ini yang menyebabkan kedua rem bisa berfungsi. Tapi porsi kekuatannya, tidak akan melebihi jika kedua tuas rem ditarik secara bersamaan ketimbang hanya tuas rem belakang aja yang ditarik.
Tapi setidaknya, dengan pengereman CBS ini, pengendara juga lebih dibuat safety. Karena setidaknya, porsi rem bisa terbagi sekitar 70 persen rem belakang dan 30 persen rem depan. Yap! Jelas lebih bermanfaat ketimbang hanya menggunakan rem belakang thok?
Begitunya combi brake alias CBS ini juga bisa tidak berfungsi maksimal lho. Iya, jika tuas rem belakang ditekan dengan kekuatan rendah atau dibejek sekenanya. Kondisi ini hanya membuat rem belakang saja yang bekerja. Penyebabnya, ya itu tadi! Knocker joint alias konektor itu tidak akan menarik master rem dapan yang menyebabkan kampas menekan disc brake alias piringan rem. (motorplus-online.com)
Cara Perbaikan Mesin Mogok Mendadak
Buat sobat Honda yang gak terlalu “akrab” sama mesin motor, tips ini pasti berguna banget.
Jangan panik adalah hal pertama yang harus sobat Honda lakukan. Kalo panik, kita jadi gak bisa berpikir secara jernih.
- Cek tanki bensin. Ingat, cari SPBU resmi, bukan warung bensin pinggir jalan, untuk menghindari bensin campuran yang bikin motor kita tambah rusak.
- Cek saluran bahan bakar, yang biasanya sering tersumbat kotoran atau kerak dari bahan bakar.
- Cek karburator.
Gini caranya: Tutup saluran intake karburator dengan tangan sambil menyalakan motor. Kalo tangan terasa basah karena ada percikan bensin, berarti kondisi karburatornya masih bagus. Nahhh, kalo cuma sedikit percikan atau gak ada sama sekali, kemungkinan saluran karburator buntu karena ada kerak atau kotoran. Kalo begini, berarti motor sobat Honda harus segera dibawa ke AHASS terdekat untuk dibersihkan. - Cek juga kotoran yang menempel di filter udara, yang bisa menghambat masuknya aliran udara.
- Busi.. busii!! Jangan lupakan yang satu ini ya... Lepas busi dari tempatnya, kalo busi harus diganti. Kalo gak ada percikan api dari kabel coil, cepeeet bawa motor sobat Honda ke AHASS terdekat. nyala berarti masalah bukan karena busi. Wahh, kalo busi gak nyala gimana ya?!
Nahh, selamat berkendara dengan tenang, ya guyss!!
Cara Bongkar Mesin Motor
1. siapin alat-alatnya
- kunci-kunci standar seperlunya
- kunci-kunci khusus seperti; tracker magnit & tracker kopling
- bak ukuran kecil sebanyak 3pcs — > fungsinya buat tempat baut-baut yang terpisah antara mesin bagian tengah-kiri, bagian atas, dan bagian tengah-kanan
- bak ukuran sedang sebanyak 4pcs — > fungsinya tempat komponen-komponen mesin yang terpisah yaitu komponen mesin kiri,atas,kanan dan tengah
- bensin secukupnya buat nyuci komponen mesin
- lap secukupnya buat ngelap tangan kalo kotor, dan komponen mesin bila perlu
- balok kayu penyangga mesin kalo mesin udah diturunin
- kompresor, buat ngeringin komponen yang udah di bersihin pake bensin
- buku panduan (catalog mesin Honda) yang nanti bisa di download dari blog ini secara gratis… tapi tunggu yach… sabar!
2. proses pembongkaran mesin saya sarankan secara berurutan yaitu;
- mesin bagian kiri
- komponennya al; blok magnit, magnit, gear stater, rante stater
- mesin bagian atas
- komponennya al; rante keteng, head cylinder, rocker arm, cam shaft (noken as), klep, piston, blok silinder
- mesin bagian kanan
- komponennya al; blok kopling, kopling primer (otomatis) 1 set, kopling skunder (ganda) 1 set
- mesin bagian tengah
- komponennya al; gigi transmisi, kick stater, kruk as, stang seher
3. jangan lupa kumpulkan baut – baut dan komponen – komponen pada bak yang berbeda sesuai dengan kelompok bagian mesinnya agar pada saat pemasangan kembali tidak salah
4. setelah semua selesai di bongkar, maka lakukan pemeriksaan pada setiap komponen secara berurutan pula sekaligus bersihkan komponen yang diperiksa menggunakan bensin yang bersih, catat komponen yang rusak dan pisahkan pada bak yang berbeda
5. lakukan perbaikan atau penggantian part yang rusak
6. beberapa item part yang wajib di ganti kalo Anda bongkar mesin adalah ;
- gasket kit A ( paking top set )
- gasket kit B ( paking full set )
- oil seal selah
- oil seal operan / persnelling
- oil seal gear
- oli mesin 1 liter
7. pastika semua komponen mesin bersih, karena KEBERSIHAN ADALAH FAKTOR PENTING dalam proses bongkar mesin,
8. lakukan proses perakitan secara berurutan pula tetapi kebalikan dari proses pembongkaran yaitu dari tengah – kanan – atas – kiri
9. setelah semua mesin terpasang, jangan lupa isikan oli sebanyak 1 liter
10. lakukan pemeriksaan kebocoran oli pada seua bagian blok – blok mesin
11. nggak ada yang bocor! Beres dech…!
Perawatan Motor Injeksi Murah
Sekarang ini, ada 4 produk Jepang sudah menggunakan sistem bahan bakar injeksi. Seperti Honda Supra X 125 PGM-FI, Yamaha V-ixion, Suzuki Shogun 125 F1 dan Kawasaki KLX250.
Menurut A.S. Tedjosiswojo, Senior GM, Technical Service Division PT Astra Honda Motor bahwa pemakaian motor injeksi seperti Supra X 125 PGM-FI ini sebenarnya tanpa perawatan injektor. Selama kualitas bahan bakar baik dan ECU tidak kena air langsung, tidak akan menimbulkan masalah.
Bahkan M. Abidin selaku Manager Technical Service PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) menegaskan kalau yang dilakukan pada sistem injeksi sama sekali tak perlu penggantian pada sistem pasokan bahan bakar. Cuma perawatan atau membersihkan.
Sementara Ibnu S dari bengkel Suzuki PT Sinar Roda Kencana Mas mengatakan selama memakai motor Shogun FI, perawattan sebatas membersihkan filter udara, filter bensin dan semprot throttle body. Perawatan tersebut masuk dalam servis rutin tiap 3.000 km.
Kesimpulan, motor berteknologi injeksi itu sebenarnya maintenance free. Demikian dikatakan Reiner S, Senior Manager Technical Service PT Kawasaki Motor Indonesia. "Kalau kualitas bensin di sini bagus, tak perlu dilakukan setting," paparnya.
Kalaupun ada biaya perawatan, murah banget.